PPW part 3 – HUE, Saturation, Luminance

Intro

Hello, Ini merupakan bagian dari seri artikel panduan perihal warna. Disini kita ngomongin soal teori warna dan pengaplikasiannya. If you haven’t read the previous posts, please click the link ppw-part-1 dan ppw-part-2

Bahasan postingan ini

Kita ngebahas lebih lanjut soal warna itu sendiri. Setiap warna di dunia digital selalu punya nilai sendiri. Tujuannya adalah mempermudah si komputer untuk merepresentasikan warna yang dimaksud. HSL value bilangnya. HSL ini sistem yang paling umum di pake di dunia digital graphic untuk sekarang (ud mulai berkembang lagi ssitem lainnya, tp we stick to HSL untuk skr).

HSl singkatan dari HUE, saturation dan Lightness:

Hue Saturation Lightness

Source: Stack overflow

HUE

Ini yang nentuin basic warnanya apa. HUE direpresentasikan dalam color wheel. Kalimat sederhana: Warna apa?

Saturation

Jarak dari tengah color wheel tersebut disebut saturation. Berapa banyak HUE di posisi tersebut. Kalo ditengok-tengok, warna jadi lebih cerah jika posisinya semakin jauh dari tengah color wheel. Kalimat sederhana: intensitas warna.

Lightness

source: blog.teamtreehouse.com

Lightness direpresentasikan di dimensi ke-3. yang membuat sistem HSL ini sebuah silinder. Kalimat sederhana: Seberapa terang warnanya.

Okeh! Terus bisa diapain pengetahuan ini?

Untuk HSL sendiri, ini bikin color wheel jadi lebih masuk akal. Kalo sudah tau HSL, milih warna di color wheel ini jadi lebih gampang. ditambah dengan color harmony, bisa bikin kamu ngedesign sesuatu yang lebih berarti karena yu udah bisa analisa warna.

biar lebih greget, coba pake contoh yak.

Poster pelem si kakang betmen, perhatikan bagian warnanya. It makes sense secara story. Awal2 dia pilih jadi super hero, tp karena masi noob banyak eksperimen (biar kata keren, tp eksperimen) jadi direpresentasikan dengan saturasi warna yang agak2 pudar gitu. Abis itu di dark knight dia udah gape jadi betmen, tp lalu galau kan, krisis indentitas antara dia itu penjahat apa superhero. Representasinya pake complimentary (biru). lalu di seri terakhir dia udah gak bingung sama identitas deseu sebagai pahlaman. Representasinya pake warna yang lebih cerah (saturated).

Perhatikan lagi bagian lightnessnya. tingkat kontras (terang gelap) nya relatip sama. Trus? Trus kalo dijejerin jadinya keliatan satu seri. Gua bilangnya collection of works.

Collection of works ini kinda important kalo yu niat jadi seniman. Jadi biar beda2 karya seninya, ada beberapa hal yang bisa bikin orang bilang “oh ini karya si x neh” Of course disini kita liat dari segi warna. Gak cuman warna kok yang bisa bikin collection of works. bisa dari bentuk (shape), bisa dari edges (pertemuan antara sisi), dr value (kontras), bisa dari warna. Ini AFAIK ya, disclaimer doeloe.

Coba kita pakenya feed instagram. Aesthetic feed itu bikin audience seneng, kenapa? Coz it shows your ability to produce consistent works. ni ada beberapa favorit gua :

Alen Palander

Kakang Palander is my favorite! warna fotonya gua sukaaaaaaaaaa. vibrant, tapi gak bikin sakit mata. Disini karyanya kohesif karena: saturasi en contast nya sama. Scenenya mirip2 (cara dia ambil foto, objek fotonya, ambiencenya) dan did you notice the color blue disini cuma seadanya (komper sama warm color)?

Kesley Simone

Light and cheerful. Saturasi, kontras sama lightnessnya mirip2. Biar scenenya beda-beda, masi tetep kohesif toh?

loh_oliveer

Sama kayak nu diatas, soal warna ini juara. I don’t know her, tp feed doi adalah salah satu inspirasi gua soal pose model. Sama tampangnya lucu sangat……

Hengki Irawan

Abang yang ini feednya bikin kalem (warnanya yeh). Kontrasnya agak malu2, jadi imagenya rada soft. Match sama gaya fotografi deseu. Dia adalah Sony Alpha Guru, I am interested bagaimana cara dia bisa jadi begitu. I’ll reach out to him for an interview someday.

Stievan

Nah ini punya gua. Dimasukin buat ngebuktiin kalo I do what I preach. Belon sekeren akun2 inspirasi gua sih, but I’m trying to get there. Jangan lupa like and follow yak (shameless plug).

Closing

As you can see, setelah tau soal color theory, yu udah bisa analisa kenapa warnanya bisa bagus. Kalo udah bisa analisa means you udah bisa bikin mestinya. I recommend buat sering – sering experimen. karena kalo tau aja jadinya cuma kira-kira. Kalo udah coba, you jadi punya pengetahuan yang lebih lengkap yang akan membuat yu jadi seorang seniman yang lebih baik.

This is the end of PPW series. Thank you udah sempetin diri buat mampir en baca2. I hope ada gunanya di kamu. See you on the next post.

Resources:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s